Billboard Ads

Pejuang Lingkungan di Timor Tengah Selatan Berjuang ke Senayan

 


Timor Tengah Selatan, Represif.com - Aleta Kornelia Baun, seorang perempuan pejuang lingkungan dari tanah Mollo, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengambil langkah besar dalam dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai utusan masyarakat adat Tiga Batu Tungku untuk memperebutkan kursi legislatif di Senayan. Dengan tekad kuat dan misi penting untuk meloloskan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat yang terkatung-katung di DPR selama sepuluh tahun, Aleta menghadapi tantangan besar dalam perjalanan politiknya.

Sejak awal kampanye pada akhir November lalu, Aleta Baun telah memulai perjalanan politiknya dengan cara yang sederhana namun penuh semangat. Dengan menggunakan sepeda motornya, dia menyusuri kampung-kampung di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II, berusaha mengajak satu per satu warga untuk menyatukan kekuatan mereka dan memberikan suara kepada 'anak Mollo'.

Di tengah keterbatasan sumber daya, Aleta Baun membangun dukungan dari bawah dengan menggedor pintu-pintu rumah warga dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Langkah ini menjadi bukti nyata dari kesungguhan dan komitmen Aleta dalam mendengarkan aspirasi rakyat serta membawa perubahan yang diinginkan oleh mereka ke panggung politik nasional.

Salah satu misi utamanya adalah meloloskan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat yang telah mangkrak di DPR selama sepuluh tahun. Sebagai perwakilan masyarakat adat Tiga Batu Tungku, Aleta Baun memiliki pengalaman dan pemahaman yang mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh masyarakat adat di Indonesia. Visinya untuk membawa suara mereka ke dalam koridor kekuasaan politik menjadi poin utama dalam kampanyenya.

Meskipun perjalanan politiknya penuh dengan tantangan, Aleta Baun tidak kehilangan harapan. Dukungan dari masyarakat lokal, terutama mereka yang peduli dengan isu lingkungan dan hak-hak masyarakat adat, memberinya kekuatan untuk terus maju. Selain itu, komitmen politiknya dan fokus pada isu-isu yang relevan telah membuatnya mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan.

Namun, di samping semangat dan dukungan yang diterimanya, Aleta Baun juga dihadapkan pada lingkungan politik lokal yang dinamis dan persaingan yang ketat dengan kandidat lain. Tetapi, dengan tekad dan kesungguhan yang tak tergoyahkan, Aleta Baun bertekad untuk mewujudkan tujuan mulianya dalam mewakili suara masyarakat adat dan melindungi lingkungan hidup.

Aleta Baun, perempuan pejuang lingkungan dari tanah Mollo, Timor Tengah Selatan, NTT, adalah contoh nyata dari keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan politik. Dengan misi penting untuk membawa suara masyarakat adat ke panggung politik nasional dan melindungi lingkungan hidup, Aleta Baun menantang status quo dan berjuang untuk perubahan yang lebih baik. Dengan dukungan dan kepercayaan dari masyarakat, ia berharap dapat membawa suara mereka ke Senayan dan menjadi suara bagi mereka yang sering kali terpinggirkan dalam proses politik.

Read Also
Share
Like this article? Invite your friends to read :D